Perkembangan Greenhouse di Indonesia

Magari Holding B.V. (Greenhouse-Invest) berkesempatan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan salah satu lembaga pendidikan Indonesia, Universitas IPB, pada tanggal 16 Juni 2025 selama Misi Ekonomi Belanda ke Indonesia. Acara yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Belanda di Indonesia ini juga dihadiri oleh 70 perwakilan perusahaan dari Belanda, baik dari sektor hortikultura, air, maupun maritim.

MoU tersebut ditandatangani oleh Tonko Gast sebagai CEO Magari Holding B.V. dan Prof. Dr. Ir. Iskandar Z. Siregar, M.For.Sc sebagai Wakil Rektor Bidang Konektivitas Global, Kerjasama, dan Alumni Universitas IPB, dan disaksikan oleh masing-masing perwakilan pihak penandatangan, yaitu Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Belanda Michiel Sweers dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Daerah Agus Harimurti Yudhoyono. Bentuk kerja sama meliputi penyediaan beasiswa dan juga investasi untuk pembangunan rumah kaca.

 

Dengan kerja sama yang disepakati, Magari Holding B.V. berkomitmen untuk mendukung sektor pertanian berkelanjutan di Indonesia melalui pembangunan rumah kaca, salah satunya berlokasi di ekosistem Universitas IPB. Hal ini bertujuan untuk mendidik dan melatih petani, meningkatkan pendapatan mereka, menciptakan regenerasi petani, dan memampukan mereka untuk memproduksi tanaman berkualitas tinggi.

Salah satu cara untuk menciptakan regenerasi petani, Magari Holding B.V. juga mendukung penyediaan beasiswa, terutama bagi siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial, dengan harapan mereka berkembang dan menjadi produktif menggunakan pertanian inovatif.

Magari Holding B.V. adalah perusahaan swasta yang didirikan oleh Tonko Gast pada tahun 2010, yang berfokus pada investasi dalam pembangunan rumah kaca untuk petani skala kecil di Indonesia. Saat ini, target jumlah rumah kaca yang akan dibangun adalah 150 dalam dua tahun. Magari Holding B.V. berkomitmen untuk berinvestasi dalam rumah kaca inovatif dan skalabel yang memberikan pendapatan yang lebih tinggi dan stabil bagi petani, serta makanan yang lebih baik melalui pertanian berkelanjutan.

×

Loading...