Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman tanaman unggul dan melimpah, berupa sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, kacang-kacangan, dan ini menjadi sumber pangan nasional. Namun, komoditas pertanian masih perlu dikembangkan agar dapat terus menghasilkan produk yang memadai dan berkualitas. Salah satu kunci dalam mengembangkan budidaya pertanian adalah melalui inovasi pertanian menggunakan teknologi Greenhouse.
Greenhouse yang digunakan untuk budidaya tanaman di daerah tropis memungkinkan produksi sepanjang tahun, hal ini tidak mungkin dilakukan pada budidaya tanaman di lahan terbuka karena dapat terkendala oleh angin kencang, hujan yang berkepanjangan, atau musim panas yang ekstrem. Struktur Greenhouse dilengkapi dengan dinding jaring untuk melindungi dari hama dan serangga, serta ventilasi untuk mengontrol suhu.
Greenhouse memiliki peran dalam mendukung agribisnis dan hortikultura, serta dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan produk. Dengan teknologi rumah kaca, para pelaku pertanian dapat memanipulasi lingkungan, baik kondisi yang tidak diinginkan maupun yang diinginkan.
Ada beberapa keunggulan Greenhouse dibandingkan kondisi yang diinginkan, termasuk: penggunaan air dan pupuk dapat dilakukan secara terukur, pengaturan suhu, intensitas cahaya, dan kelembapan dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, sanitasi lingkungan terjaga dengan baik, waktu tanam lebih lama, dan bebas dari gangguan angin besar atau perubahan iklim ekstrem.
Manfaat budidaya hortikultura di Greenhouse:
1. Penjadwalan produksi yang terencana
Karena cuaca yang tidak dapat diprediksi, menentukan jenis tanaman yang akan ditanam menjadi sulit. Hal ini berdampak pada kerugian besar yang dialami petani saat panen besar, di mana produksi tanaman melimpah sementara harga jual turun, namun ada situasi di mana kegagalan panen menyebabkan produksi minimal yang mengakibatkan harga jual tinggi. Akibatnya, keberadaan Greenhouse dapat mengurangi dampak elemen lingkungan eksternal pada proses produksi dengan mengukur dan menjadwalkan mikroklimat secara lebih baik.
2. Meningkatkan hasil produksi
Dibandingkan dengan luas lahan, Greenhouse menghasilkan produk yang jauh lebih banyak daripada lahan terbuka. Menanam tanaman di Greenhouse memungkinkan pemantauan yang lebih intensif terhadap tanaman, termasuk kemampuan untuk mengobati tanaman yang diserang hama atau penyakit.
3. Produk berkualitas lebih tinggi
Budidaya di Greenhouse melindungi tanaman dari kondisi ekstrem, dan penyaluran nutrisi lebih akurat dan presisi. Jadwal penanaman dan panen yang bersamaan menghasilkan tanaman berkualitas lebih tinggi dengan bentuk dan ukuran yang seragam.